Karya Siswa

Quotes Ikasari
"Bukan hanya sebuah kata.. Tapi disini lebih dari sekedar rasa... Diamku bukan berarti aku menyerah.. Hanya saja Aku butuh waktu untuk berteman dengan lelah.. Agar salah.. Mengaku kalah... ~nrsdn~"
"Ketika waktunya telah tiba, ketika segala rasa sudah tak lagi bisa di lawan,yang bisa kita lakukan seharusnya merangkul tanpa perlu banyak kompromi"
"Tidak selama yang buruk akan tetap buruk dan tidak selamanya yang baik akan tetap baik, karena akan tiba saat nya dimana yang buruk menjadi baik dan baik menjadi lebih baik"
Cerita Pendek

” Karya @prettynandalistiany

Di pagi hingga malam hari, duduk terpaku menyaksikan argumen – argumen yang ada di layar kaca. Dengan tontonan yang membosankan, membuatku bingung harus berbuat apa.
-Termenung
-Menyaksikan televisi
-Bermain gadget
-Game
Entah apapun namanya itu. Semua kulakukan demi menghilangkan kebosanan.
Teknologi mematikan ku, bahkan bisa membuat ku hancur, kurangnya sosialisasi, tertutup, membuat ku berbeda dengan yang lain. Aku tak terbiasa dengan dunia luar, yang kata orang itu menyenangkan. Tapi, bagiku berdiam dirumah dengan ditemani gadget ku, aku merasa sedikit lebih baik.
Ini ceritaku yang belum selesai, entah tetap bertahan seperti ini, atau merubah diri menjadi orang yang bisa mengenal dunia.
Terkadang aku kembali berpikir, seseriusnya orang yang berpendidikan akan membutuhkan waktu seperti apa yang aku rasakan sekarang. Bermain, ingin menyendiri, dan tidak mau diganggu oleh apa itu dunia luar. Dan orang sepertiku juga membutuhkan waktu seperti mereka, yang beraktivitas keluar rumah, menikmati indahnya kehidupan, berkreasi, dan bersenang – senang
Haha dunia pun kadang suka bercanda. 

“Karya @metri.ardana


Kini semua hidup pada masa dimana insan banyak lupa akan Raja di atas Raja. Tak pernah sadar akan segala senang permainan hidupnya siapa yg beri dan membuat lalai akan semakin merajalela.
Keimanan dan ketaqwaan yang tak konstan dan selalu longsor membuat hati mudah berkeputus secara suka suka tanpa memikirkannya. Hidup tak berkali jangan di guna hanya mengundi nasib, jangan pula berpegang pada akar lapuk.
Tak sulit menjalankan segala sesuatu, hanya turuti alur dan tak selalu mengeluh.
Roda tak selalu diatas, Namun kan selalu berputar. Jangan berbangga atas nama dan jabatan tapi senang dikenal dekat oleh sang pencipta.
Tuntut ilmu lillahi ta’ala bukan mendapat +A. Umat yg akan berdamping dengan kekasih yang Maha Kuasa dan akan bersimpuh di Singgasana adalah ia yang segala nya lillahi ta’ala, termasuk menggali ilmu.
Tak perlu tinggi ilmu kalau tak beramalkan dan hanya masuk kiri keluar kanan. Harta juga tak guna berlebih karna tak juga di bawa berbaring di atas tanah.
Kita kini ada di penghujung waktu dan zaman, tak perlu tekanan berbanding lurus dengan gaya, banyak saja ingat Pencipta dan lakukan ibadah bersanding doa.

Pantun Ikasari
"Buah jagung Buah kiwi Mari bergabung Di kimia industri"
Jalan-jalan ke kota banjar Pergi kesana membeli acar Jika ingin bertambah pintar Tentulah kita harus belajar
Kata-kata Mutiara Ikasari
Jangan menyesali sesuatu yang pergi. Jangan pula menyerah pada situasi yang kau alami. Dalam hidup, datang dan pergi adalah hal yang pasti. Oleh karna itu Jika kau kehilangan sesuatu, jangan lah bersedih hati. Karena suatu hari nanti, kau akan mendapatkan yang lebih baik lagi. Dalam hidup ada satu hal yang pasti Yang patah akan tumbuh, dan yang hilang akan berganti.
Siapa bilang orang yang sukses itu adalah orang yang pintar. Orang sukses itu berasal dari orang yang kuat komitmennya dengan apa yang ia inginkan dan ia terus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkannya.
Disaat matahari tertutupi oleh awan, akan ada angin yang meniup awan untuk selalu menjaga matahari agar tetap bersinar. Melakukan suatu hal untuk mendapatkan hasil yang baik itu tidak mudah, akan ada proses yang selalu mengiringi untuk mencapai hal tersebut
Puisi Ikasari

Jasa berat
“Karya @deanofitasari3112

Dalam hati ringan nya..
Dalam jiwa tenang nya..
Siap menantang nyawa..
Demi buah hati kebanggaannya..

Dia yang rela merentang nyawa..
Dalam sebuah ruang kejam.
Selang, suntik, monitor nyawa..
Siap menantang keberanian nya.

Ketika itu..
Sayat bagai pisau..
Telah dia rasakan..

Aku yang saat itu menangis..
Dia heningkan dengan pelukan kasih sayang..
Dia heningkan dengan sebuah kecupan..
Dia rela sisahkan kesabaran demi ku.. Demi tingkah nakal ku..

Sungguh berat kesabarannya..
Sungguh berat kasih sayang nya..
Batu kalah akan sentuhan nya..
Luas dunia pun kalah untuknya sebuah keindahan bagiku..

Jasa terberat yang pernah kurasakan.. Adalah..
Pengorbanan dan Kasih sayang terindah darinya..
Dari orang yang tak pernah mengungkit..
Seberapa besar jasa yang telah dia berikan..